BONE – Kualitas akhir jalan bergantung pada kepadatan badan jalan, bukan semata penempatan material di atas tanah.
Hal tersebut tampak dalam peningkatan jalan di Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, saat Vibro Roller digunakan untuk memadatkan badan jalan secara bertahap dalam kegiatan TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone pada Senin (10/08/2026).
Badan jalan yang masih terdiri dari tanah dan material batu membutuhkan tekanan agar susunan partikel menjadi rapat. Vibro Roller bekerja menyusuri jalur yang berada di kawasan dengan vegetasi cukup rapat, menyesuaikan proses pemadatan dengan kondisi permukaan yang dikerjakan.
Langkah pemadatan penting karena permukaan yang tampak rata belum tentu memiliki kepadatan memadai. Pemadatan menyiapkan badan jalan agar lebih stabil untuk mendukung fungsi akses masyarakat setelah pekerjaan selesai.
Dengan demikian, pekerjaan di Pattuku tidak sekadar memperbaiki tampilan; ada proses teknis yang menentukan kemampuan badan jalan menahan beban pemanfaatan di masa depan.(Red/Cn)





